“Tapi diseleksi dan kandidat harus memenuhi persyaratan. Baik dari aturan yang dikeluarkan oleh partai atau persyaratan negara. Jadi ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon,” tandas Wongkar.
Ketua DPW Nasdem Victor Mailangkay saat diminta tanggapan mengatakan bahwa pihaknya terbuka bagi siapa saja.
Baca Juga:
Pemilu 2024 Disebut Paling Brutal, Biaya Politik Makin Tak Terkendali
“Kalau dia ingin jadi caleg, yang peting integritasnya baik, punya modal sosial, finansial dan taat pada rencana operasi pemenangan pemilu dari Partai Nasdem. Termasuk bisa mendongkrak suara Nasdem,” kata Wakil Ketua DPRD Sulut ini.
Partai Demokrat sendiri saat diminta tanggapan mengatakan, masih fokus konsolidasi usai pengurus DPD dilantik.
“Kita sekarang masih hadapi untuk pelantikan-pelantikan PAC menuju musyawarah cabang,” kata Ketua Bappilu Demokrat Sulut, Cicilia Longdong.
Baca Juga:
Buntut PSU, Pakar: KPU RI Gagal Kontrol Internal, Bisa Diadukan ke DKPP
Namun, menurutnya, Demokrat tetap membuka peluang bagi siapa saja yang akan bergabung. Terlebih untuk pemilu 2022.
“Kita membuka pintu untuk siapa saja. Baik itu akademisi, mantan jendral juga bisa dan lainnya. Selama itu bisa mendongkrak dan memenangkan Partai Demokrat nantinya,” ujar anggota DPRD Kota Manado itu.
Ketua Bappilu DPD 1 Golkar Sulut, Jantje W Sajow (JWS) saat diwawancarai mengatakan, pihaknya masih dalam tahapan penjaringan.