WahanaNews-Sulut.co | Pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman, perihal berdoa dengan menggunakan Bahasa Indonesia karena Tuhan bukan orang Arab, mendapatkan respon keras dari sejumlah orang.
Di media sosial, khususnya Twitter, sosok Jenderal Dudung kembali ramai diperbincangkan terkait pernyataannya tersebut.
Baca Juga:
23 Prajurit TNI AL Gugur dalam Latihan Akibat Longsor di Bandung Barat
Dudung dianggap “terlalu jauh” masuk ke dalam ranah kepercayaan dan memberikan pendapat yang dianggap kurang tepat dalam menganalogikan Tuhan.
Pernyataan KSAD Dudung itu ia sampaikan pada acara podcast bersama presenter kondang, Deddy Corbuzier.
Jenderal Dudung menceritakan pengalamannya berdoa yang biasa dilakukan usai sholat saat menjadi bintang tamu Deddy Corbuzier.
Baca Juga:
Menhan dan Panglima TNI Rapat Tertutup Bahas Rencana Kerja 2026
”Kalau saya berdoa setelah sholat, doa saya simpel aja, ya Tuhan… pakai Bahasa Indonesia saja, karena Tuhan kita bukan orang Arab,” kata Dudung.
Salah satu komentar datang dari penceramah, Ustadz Hilmi Firdausi.
Melalui Twitter, ia menyebut statemen dari Jendera Dudung tidaklah bijaksana.