"Kalau hujan, torang setengah mati (kami kesulitan) mau lewat, karena selain jalan sudah rusak parah, jalan juga penuh dengan air," katanya.
Gladys berharap ke depan pemerintah bisa melakukan perbaikan. Karena masyarakat sudah cukup lama menikmati kondisi jalan yang rusak seperti ini.
Baca Juga:
Hakim MK Heran, Cabup di Sulut Bagi-bagi Buku ke Anak SD
Dia mengaku perbaikan di lokasi ini tidak hanya untuk akses jalan, namun saluran air di sini juga perlu diperbaiki.
"Di sini bukan hanya jalan yang rusak, saluran air juga bermasalah. Sebenarnya pemerintah perhatikan. Karena selain ada rumah warga, di dekat sini juga ada salah satu cagar budaya yaitu Waruga. Bagaimana orang mau datang ke sini kalau jalan rusak begini," ujarnya.
Sementara itu keluhan warga lain ditumpahkan ke media sosial. Menurut mereka jalan sudah 3 tahun ini tidak ada perbaikan dan perhatian pemerintah.
Baca Juga:
Usai Ajak Youtuber Korsel ke Hotel, Kemenhub Bebastugaskan Asri Damuna
Dia mengaku sudah bertahun tahun mengalami kondisi jalan yang sudah rusak. Akhirnya warga setempat bergotong royong melakukan perbaikan dengan fasilitas seadanya.
"Ini jalan bukan lebih bagus, malahan lebih parah," tulis akun yang viral Rendy Theresia.
Dia mengatakan jalan di situ tak hanya rusak, namun tidak ada penerangan. Dia berharap kondisi jalan di situ menjadi prioritas pemerintah untuk melakukan perbaikan.