"Nanti tahun berikutnya kuota yang sama akan berlaku, tapi tidak kelipatan. Jadi, jika jatah beras CBP tidak digunakan di tahun ini, tahun depan nanti akan ada kuota yang sama, tapi sisa tahun ini dianggap tidak ada lagi," katanya.
Bulog akan selalu siap menyalurkan beras CBP asalkan ada permintaan dari kepala daerah.
Baca Juga:
Hakim MK Heran, Cabup di Sulut Bagi-bagi Buku ke Anak SD
"Kami akan secepatnya menyalurkan, apalagi jika terjadi bencana," katanya.
Diketahui, Provinsi Sulut memiliki 1.700 ton beras CBP khusus bencana alam.
Dia mengatakan, Bulog akan selalu menjaga stok beras agar tetap aman dan berupaya menstabilkan harga.
Baca Juga:
Usai Ajak Youtuber Korsel ke Hotel, Kemenhub Bebastugaskan Asri Damuna
"Saat ini stok beras di gudang Bulog Sulutgo dengan ketahanan sampai panen berikutnya dan kami akan segera memasok dari daerah sentra produksi jika stok menipis," pungkasnya.[mga]