WahanaNews - Sulut | Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara (Sulut), Steven Kandouw mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2023 di Command Centre Kantor Gubernur Sulut, Senin (17/4/2023).
Pada kesempatan itu, Steven Kandouw membeberkan kondisi aktual harga sembako di Sulut.
Baca Juga:
Prabowo: Harga Saham Boleh Naik Turun, yang Penting Pangan Aman
Secara umum, kata dia, harga sembako di Sulut masih terkendali dibanding daerah lain.
"Ada kenaikan di dua daerah, yakni Bolsel dan Kotamobagu," ujar Wagub Steven, dikutip Senin (17/4/2023).
Sedangkan, lanjutnya, di tingkat provinsi, ada tiga komoditas yang mengalami kenaikan harga, yakni telur, daging ayam, dan cabai.
Baca Juga:
Kampanye Ramadhan YPSSI 2025: Maxim Santuni Anak Yatim Piatu Dengan Sembako Di Panti Asuhan Mizan Amanah Jakarta
Steven Kandouw menuturkan, pihaknya bergerak cepat untuk membuat harga tiga komoditas tersebut stabil.
"Kita on the spot, langsung penetrasi," tegasnya.
Adapun upaya yang dilakukan, di antaranya memindahkan komoditas dari daerah yang surplus ke yang minus.
Selain itu, aparat kepolisian juga hadir dan akan mengontrol jalur distribusi. Pengawas pasar pun juga akan diberdayakan.
"Pengawas pasar juga diendorse untuk mengawasi pasar agar jangan ada permainan, tapi kalau barangnya ada," katanya.
Menurut Steven Kandouw, harga sembako selain telur, daging ayam, dan cabai terkendali.
Ia berharap, harga tiga sembako tersebut dapat stabil hingga Jumat, atau saat lebaran nanti.[mga]