Sedangkan untuk proyek jembatan dan oprit Boulevard II, direncanakan untuk selesai pada akhir Agustus mendatang.
“Dengan demikian, panjang jalan nasional mendukung KSPN Likupang yakni sepanjang 188,36 Kilometer dengan 25 ruas jalan,” tutur Satrio.
Baca Juga:
Indonesia–Jepang Sepakati Langkah Akhir Proyek Mangrove Berkelanjutan di Bawah Dukungan JICA
Adapun dengan dukungan penuh dari BPJN Sulut Ditjen Bina Marga dalam pengembangan KSPN Likupang, Satrio berharap, agar investasi dan pariwisata di Likupang dapat semakin menggeliat.
“Harapannya dengan terbangunnya infrastruktur jalan dan jembatan sebagai akses untuk mempermudah jalur transportasi, sektor pariwisata di KSPN Likupang akan semakin menggeliat dan dilirik oleh investor,” pungkas Satrio.
Sementara itu ditambahkan Kepala Satker PJN 1 Sulut Julianti Manu, bahwa saat ini jalan yang dibangun BPJN Sulut di KSPN Likupang, saat ini masuk pada masa pemeliharaan.
Baca Juga:
Hari Bangunan Indonesia 11 November: Momentum Refleksi Dunia Konstruksi Nasional
“Jadi pembangunan Jalan akses pariwisata Likupang untuk menunjang KSPN saat ini tinggal proses pemeliharaan,” pungkas Julianti. [jat]