WahanaNews-Likupang | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam waktu dekat segera membangun hunian tetap untuk warga korban abrasi pantai Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara (Sulut).
Ada 116 unit hunian tetap yang akan dibangun Kementerian PUPR pada tahun ini.
Baca Juga:
Indonesia–Jepang Sepakati Langkah Akhir Proyek Mangrove Berkelanjutan di Bawah Dukungan JICA
"Hunian tetap tersebut akan dibangun di lahan yang disumbangkan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw di Rumoong Bawah," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minsel Thorie R Joseph di Manado, Senin (4/7/2022).
Hunian tetap ini adalah kelanjutan dari pembangunan hunian sementara yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Minsel.
"Jadi, warga yang menjadi korban abrasi akan menempati hunian sementara untuk waktu tertentu, dan setelah selesai dibangun hunian tetap, mereka segera dipindahkan," katanya.
Baca Juga:
Hari Bangunan Indonesia 11 November: Momentum Refleksi Dunia Konstruksi Nasional
Sedangkan untuk lahan sudah siap dan tinggal menunggu pembangunan dari Kementerian PUPR.
Warga yang akan menempati hunian tetap tersebut adalah korban yang berada di radius 20 meter dari pesisir pantai.
Di radius tersebut, banyak rumah warga yang tidak bisa ditempati lagi setelah hancur akibat abrasi.