W20 akan menjadi event internasional pertama di Bumi Nyiur Melambai di tahun 2022. Ia meyakini akan menjadi momentum promosi pariwisata Sulut di mata dunia.
Pemprov Sulut, Kamis (20/1/2022) telah melakukan audiensi dengan panitia W20.
Baca Juga:
Gedung Putih Bela Keputusan Trump Kecualikan Rusia dan Korea Utara dari Tarif
Pertemuan Wagub bersama Panitia juga dihadiri Pj Sekprov Asiano Gamy Kawatu, Asisten I Denny Mangala, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (P3AD) Sulut, dr Kartika Devi Tanos, dan Sekda Minut Rivino Dondokambey.
"Kita saling bertukar pikiran demi lancarnya acara yang luar biasa ini, semua sudah sesuai konsep tinggal kita mantapkan saja," ungkap Mantan Ketua DPRD Sulut ini.
Diketahui, Group of 20 (G20) adalah grup dari 19 negara dan Uni Eropa.
Baca Juga:
Simak Efek Jangka Panjang Urin yang Menghitam!
G20 merupakan forum Ekonomi dengan posisi yang sangat strategis karena mempresentasikan 60 persen dari populasi dunia, 75 persen perdagangan global dan 85 persen dari ekonomi dunia.
W20, salah satu Engagement Group (EG) dari G20 yang fokus dalam isu kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.
Indonesia, sebagai presidensi G2O di tahun 2022, juga memiliki komitmen yang kuat dalam mencapai kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.