WahanaNews-Likupang | Catnip (Nepeta cataria dan spesies Nepeta lainnya) merupakan tumbuhan anggota dari keluarga mint yang mengandung minyak atsiri, sterol, asam dan tanin.
Banyak pemilik kucing yang menggunakan catnip sebagai pemberi kesenangan pada hewan peliharaannya.
Baca Juga:
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Dua Serangan Beruntun di Lebanon Selatan
Kucing sangat sensitif terhadap minyak atsiri yang ditemukan di batang dan daun tanaman catnip.
Ketika kucing mencium bau catnip, mereka menunjukkan beberapa perilaku seperti kucing betina yang sedang berahi.
Kucing mungkin menggosok kepala dan tubuh mereka, melompat, berguling-guling, bersuara, dan mengeluarkan air liur.
Baca Juga:
Ketua DPRD Karo Adakan Acara Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H, Bupati Karo: Tanah Karo Dikenal Dengan Nilai Toleransi dan Keberagaman Yang Kuat.
Respons ini berlangsung sekitar 10 menit, setelah itu kucing menjadi kebal sementara terhadap efek catnip selama kira-kira 30 menit. Respons terhadap catnip bersifat turun-temurun, yakni sekitar 70 hingga 80 persen kucing menunjukkan perilaku yang aktif setelah mencium catnip.
Namun, catnip tidak mempengaruhi anak kucing sampai mereka berusia sekitar enam bulan dan mulai mencapai kematangan seksual.
Kenapa kucing sangat suka catnip?