Pihaknya akan mengusahakan empat isu tersebut melalui ruang diskusi dengan pemerintah negara G20.
"Kita harus berdiskusi dengan mereka supaya ada konklusi (komunike), proposal kami ke pemerintah G20 untuk mengeluarkan kebijakan atau aturan. Kalau tidak ada aturan, maka pada tataran pelaksanaannya tidak jelas," katanya.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Upaya kedua yaitu ingin menghasilkan inisiatif-inisiatif yang mempunyai dampak, berhasil dan bisa diukur.
Misalnya, rasio pekerja perempuan terhadap laki-laki bisa mengecil karena bila dilihat dari angkatan kerja, sebanyak 80 persen adalah laki-laki sedangkan perempuan 56 persen.
Berikutnya, literasi digital di Indonesia ada jurang dimana antara perempuan dan laki-laki terjadi perbedaan sebesar 30 persen.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
"Harapannya literasi digital perempuan ini meningkat mendekati literasi digital pria. Hal ini akan meningkatkan kemakmuran, pendidikan dan akses informasi," katanya. [rda]