Pihaknya akan mengusahakan empat isu tersebut melalui ruang diskusi dengan pemerintah negara G20.
"Kita harus berdiskusi dengan mereka supaya ada konklusi (komunike), proposal kami ke pemerintah G20 untuk mengeluarkan kebijakan atau aturan. Kalau tidak ada aturan, maka pada tataran pelaksanaannya tidak jelas," katanya.
Baca Juga:
Reformasi BLU Kemenpora, LPUK Hadir dengan Misi Tingkatkan Usaha Keolahragaan
Upaya kedua yaitu ingin menghasilkan inisiatif-inisiatif yang mempunyai dampak, berhasil dan bisa diukur.
Misalnya, rasio pekerja perempuan terhadap laki-laki bisa mengecil karena bila dilihat dari angkatan kerja, sebanyak 80 persen adalah laki-laki sedangkan perempuan 56 persen.
Berikutnya, literasi digital di Indonesia ada jurang dimana antara perempuan dan laki-laki terjadi perbedaan sebesar 30 persen.
Baca Juga:
Pemerintah Percepat Hunian Relokasi Warga Bantaran Rel Senen, Target Rampung Juni 2026
"Harapannya literasi digital perempuan ini meningkat mendekati literasi digital pria. Hal ini akan meningkatkan kemakmuran, pendidikan dan akses informasi," katanya. [rda]