WahanaNews-Likupang | Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menobatkan Desa Budo masuk nominasi 100 besar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2022.
Masuknya desa budo ke jajaran 100 desa wisata di Indonesia diumumkan oleh Menparekraf Sandiaga Uno lewat Instagram @anugerahdesawisataindonesia. Budo memang pantas bertengger di 100 desa wisata di Indonesia.
Baca Juga:
Survei 2025 Ungkap Gen Z Paling Toleran dan Unggul dalam Literasi Al-Qur’an
Keindahannya paripurna. Ada mangrove, pantai, gunung, bawah laut dan budaya.
Menurut hukum tua Desa Budo Hani Lorens, mangrove di Budo ada beragam. Beberapa diantaranya endemik.
"Ada Mangrove merah, Api – Api Hitam, Bakau Kurap, Avicennia Lanata (Api – Api), Avecennia Marina (Api – Api Putih), Acrostichum Aureum, Kandelia, Candel, Kandelia Obevata dan Rizhopora Lamarckii," katanya Rabu (27/4/2022).
Baca Juga:
Wamen PANRB dan Wamenhub Tinjau Posko Pusat Angkutan Nataru 2026, Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal
Selain mangrove, ada pula gunung yakni dapi dapi dan piring. Lautnya indah pula.
"Di sini ada banyak sekali ikan dan terumbu karang yang indah," kata dia.
Semua keindahan itu, sebut dia, disempurnakan oleh budaya masyarakat. Terdapat pesta adat Tulude beserta tari - tarian.