WahanaNews-Likupang | Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey mengusulkan agar perluasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, menggunakan lahan milik BUMN, Rabu (23/3/2022).
"Di sebelahnya ada lahan milik BUMN, ada sekitar 1.400 hektare luasannya, kenapa tidak diperluas ke tanah tersebut," ujar Gubernur Olly di Manado.
Baca Juga:
Kapolri Mutasi 57 Kombes Pol, Total 85 Perwira Polri Bergeser pada Januari 2026
Sejak dikuasai PT Perkebunan Nusantara, sebut Olly, lahan tersebut belum dimanfaatkan secara optimal.
"Jadi sayang kalau tidak dimanfaatkan. Kalau diperluas ke lahan BUMN percepatan pembangunan KEK Likupang ini makin mantap," katanya.
Apabila hal itu dilakukan, Gubernur Olly optimistis akan memunculkan daya tarik bagi investor untuk berinvestasi di kawasan itu.
Baca Juga:
Pemkab Karo Bahas Hilirisasi Berbasis Smart Cold Storage Untuk Mendorong Jeruk Karo Mendunia
Alasannya, investor yang datang tidak akan dibebani dengan biaya lain-lain.
"Seperti di Jawa Tengah, tanah BUMN dijadikan KEK, mungkin ini bisa disodorkan agar pengembangan KEK Pariwisata Likupang bisa berjalan baik," harap Gubernur.
KEK Likupang ini telah ditetapkan pemerintah pusat sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas, Mandalika (NTB), Labuan Bajo (NTT), Danau Toba (Sumut) dan Borobudur (Jawa Tengah). [rda]